Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Demokrasi Inklusif, Bawaslu Abdya Konsolidasikan Peran Perempuan

Dokumentasi Kegiatan Konsolidasi Demokrasi Melibatkan Aliansi Perempuan dan Anak Abdya (Alppera), Serikat PEKKA/PEGAS PEKKA, serta Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (23/09/2026).

Dokumentasi Kegiatan Konsolidasi Demokrasi Melibatkan Aliansi Perempuan dan Anak Abdya (Alppera), Serikat PEKKA/PEGAS PEKKA, serta Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (23/09/2026).

Aceh Barat Daya, Penguatan peran perempuan merupakan bagian penting dalam membangun demokrasi yang substantif, inklusif, dan partisipatif. Dalam rangka mendorong hal tersebut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Aceh Barat Daya, Herri Suherman, melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama sejumlah organisasi dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan perempuan di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kegiatan konsolidasi tersebut melibatkan Aliansi Perempuan dan Anak Abdya (Alppera), Serikat PEKKA/PEGAS PEKKA, serta Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (23/09/2026).

Konsolidasi demokrasi ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun kolaborasi antarpihak dalam mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai proses demokrasi. Perempuan memiliki ruang dan peran penting dalam menyampaikan aspirasi, berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan politik, serta turut mengawal proses demokrasi di tingkat daerah.

Herri Suherman menyampaikan bahwa penguatan partisipasi perempuan merupakan bagian dari upaya menciptakan demokrasi yang memberikan ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat secara aktif.

“Partisipasi perempuan perlu terus diperkuat, baik melalui peningkatan kapasitas maupun pembukaan ruang partisipasi yang lebih luas. Dengan demikian, suara dan aspirasi perempuan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi di Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujar Herri.

Melalui kolaborasi antara Alppera, Serikat PEKKA/PEGAS PEKKA, dan MAA Kabupaten Aceh Barat Daya, diharapkan semakin terbuka ruang untuk peningkatan kapasitas perempuan, penguatan partisipasi masyarakat, serta penyampaian aspirasi perempuan dalam berbagai proses demokrasi.

Konsolidasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Bawaslu dan kelompok masyarakat dalam mendorong demokrasi yang partisipatif serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan perempuan dalam kehidupan demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Aceh Barat Daya berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif dan demokrasi yang inklusif di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Humas Bawaslu Kabupaten Aceh Barat Daya